Imogiri – Suasana berbeda tampak di selasar dan ruang kelas 7 SMP Negeri 1 Imogiri pada hari Selasa, 27 Januari 2026. Para siswa nampak antusias mencurahkan ide mereka ke dalam bait-bait kata. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda kokurikuler yang bertujuan untuk mengasah literasi sekaligus menanamkan rasa cinta terhadap alam melalui media sastra rakyat, yakni pantun.
Dengan mengangkat tema "Lingkungan Alam", para siswa diajak untuk mengamati kondisi lingkungan di sekitar sekolah dan rumah mereka sebagai inspirasi utama.
Menyatu dengan Alam Melalui Sastra
Kegiatan ini dirancang agar siswa tidak hanya memahami struktur pantun secara teoretis (seperti sajak a-b-a-b dan aturan suku kata), tetapi juga mampu mengekspresikan kepedulian lingkungan secara kreatif.
Beberapa poin utama dalam kegiatan ini meliputi:
- Observasi Lapangan: Siswa melihat langsung taman sekolah untuk mencari rima yang tepat.
- Penyusunan Sampiran: Mencari kaitan unik antara fenomena alam dengan pesan yang ingin disampaikan.
- Penyampaian Pesan: Fokus pada ajakan menjaga kebersihan, kelestarian hutan, dan keindahan alam Imogiri.
Suara dari Sekolah
Salah satu guru pendamping, menyampaikan bahwa kegiatan ini penting untuk menyeimbangkan kemampuan akademis dengan kecerdasan emosional.
"Melalui pantun, anak-anak belajar bahwa menjaga lingkungan bisa disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan berirama. Kami ingin nilai-nilai Go Green melekat di hati mereka sejak dini," ujarnya.
Antusiasme siswa terlihat dari karya-karya yang dihasilkan. Ada yang menulis tentang jernihnya air sungai, hingga pesan menohok bagi mereka yang hobi membuang sampah sembarangan.
Harapan Ke Depan
Dengan kegiatan kokurikuler seperti ini, SMP Negeri 1 Imogiri terus berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga peduli dan berbudaya.
Belajarlah dari alam karena alam bisa memberikan pembelajaran dan keindahan yang tak ternilai.



1 Komentar
Wah keren ya kegiatannya
BalasHapus